My brain has been upgraded ^_^

Pagi-pagi udah di omelin orang…🙂
Jadi ceritanya, aku tuh lagi backup kerjaan teman yang sedang cuti melahirkan. Dia itu di bagian invoice / penagihan. Nah, singkat cerita adalah salah satu customerku yang pembayarannya kurang dari jumlah tagihan (jadi kami kirim 6 invoice, yang dibayar hanya 5 invoice). Sudah jadi tugasku lah untuk tanya kenapa yang satu invoice ga ikutan dibayar juga, ada masalah apa?
karena customerku ini biasanya tertib administrasi.

Aku mulai dengan tanya baik2 soal masalah itu. Rupanya mereka di bagian pembayaran hanya membayar invoice yang ada pada mereka, yang adalah 5 lembar. Aku jelaskan kalau invoice untuk bulan ini adalah 6 lembar karna ada satu penambahan project baru. Trus aku minta tolong mereka untuk mengecek lagi berdasarkan nomor apakah masih ada satu invoice yang terselip disana. Dan hasilnya.. mereka marah, marah karena aku disangka tidak percaya padanya. Ha, bukannya ga percaya sih, hanya ingin memastikan kalau invoice tersebut sudah lengkap mereka terima. Karena aku punya bukti tanda terima kok, mereka sudah menerima ke-6 invoice tersebut. Dan sudah tugas akulah untuk kembali memastikan dan mencari dimana keberadaan satu buah invoice lagi tersebut.

Jadi gitu deh ya.. silahkan reka-reka aja sendiri, ocehan lelaki itu sepanjang apa dan sekeras apa (bagian pembayarannya seorang lelaki). Beneran baru ketemu nih laki-laki yang marahnya nyerocos kayak perempuan..😛 Ocehan yang panjang dan lebar dan keras… hehehe…
Aku sih cuma ketawa kecil, sambil bilang… “ya udah deh mas, maaf deh mungkin mas lagi banyak pikiran yah. Tolong sambungkan aja ke bagian penerimaan invoice nya mas…” trek langsung tersambung ke bagian penerimaan invoice tanpa basa-basi lagi..
Gambaran aku sih, dia tutup telp dengan wajah yang merah padam, nafas memburu, kepala panas, kuping panas … and for the rest of this day.. dia bakalan BT… bt… bt…😛

Kenapa ya, gitua aja kok bisa jengkel, aku ngomongnya juga baik-baik ga terpancing ngomong judes juga kyk dia. Bicaraku pun sambil tetap tersenyum walau dia ga liat, harusnya kan dia denger suara tersenyum aku. But, its his choice lah ya.. itu pilihan dia untuk numpahin rasa marahnya ke supplirnya (yang kebetulan itu aku yang telp..). Mungkin dia lg frustasi.. atau lg gada duit samsek, maklum tanggung bulan.. atau lg berantem sama pacarnya… atau lg PMS ?!?

Sedangkan aku hohoho… aku kok ga terusik sama sekali ya sama suara marahnya org itu. Bener ini.. makanya aku ceritain disini. Kalo aku jadi ikutan sebel juga sih ga bakalanlah aku ceritain di dumay.. hahay.. jaimlah sikit..😉
Iya bener.. aku sampe cari-cari tuh dalam hati… dimana ya nafsu marahku.. kok ga ada percikannya… hening.. bening.. tetap damai…. xoxoxo
Sampai kemudian aku sadar.. mungkin ini karna OTAKKU SUDAH DI UPGRADE !!! Yeay… berhasil juga .. ini semua berkat Mas Nunu (www.digitalprayers.com ) & CD Digital Brainwave-nya… bener2 sukses mengubah cara pandang dan perasaan aku menghadapi segala sesuatu… Mantap Mas Nunu.. Makasiy ya ilmunya…🙂

I’m already upgraded …!!! hahay.. windows 8 mah lewat… ^_^
I’m ready for the very wild world…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s